
Patroli Hutan Desa Perkuat Perlindungan Kawasan dan Tingkatkan Kesadaran Warga
Upaya perlindungan dan pengamanan hutan desa di area Project Delta Kapuas terus menunjukkan peran penting
Delta Kapuas Project hadir untuk membangun masa depan hijau di wilayah pesisir dan sekitar Sungai Kapuas, Kalimantan Barat.
122.119 ha Hutan Desa
25 Hutan Desa di Dua Kabupaten
Di tengah perubahan yang terus berlangsung di kawasan Delta Kapuas, kami hadir sebagai bagian dari upaya kolektif untuk menjaga, melindungi, dan merawat apa yang tersisa dan memperjuangkan apa yang masih bisa diselamatkan.
Kami bekerja berdampingan dengan masyarakat, melibatkan langkah-langkah kecil yang konsisten dari patroli hutan desa, penguatan kesadaran lingkungan, hingga membangun ruang-ruang dialog yang hidup. Bagi kami, menjaga hutan bukan hanya tentang melindungi pohon, tetapi juga menjaga sumber kehidupan, pengetahuan lokal, dan masa depan bersama.
Delta Kapuas Project percaya bahwa perubahan tidak selalu datang dari langkah besar, tetapi dari keberanian untuk terus bergerak. Maka kami memilih untuk tetap hadir, menanam harapan di setiap jejak, dan memastikan bahwa suara alam tidak pernah benar-benar hilang




















Delta Kapuas Project termasuk dalam kategori AFOLU (Agriculture, Forestry and Other Land Use) dan berfokus pada proyek REDD (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) dengan tiga pilar utama:
Kelembagaan menjadi fondasi utama dalam pengelolaan hutan desa. Kami memperkuat LPHD agar menjadi lembaga yang mandiri dan profesional.
Kelola kawasan menjadi kunci untuk menyeimbangkan fungsi ekologis dan ekonomi hutan. Pendekatan dilakukan berbasis ekosistem dan melibatkan masyarakat lokal secara aktif.
Kami mengembangkan ekonomi hijau berbasis hutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Setiap proyek dirancang untuk memperkuat kesejahteraan warga sekaligus menjaga kelestarian hutan desa.
Pengelolaan ekosistem mangrove dan pengembangan ekowisata berbasis masyarakat.
Upaya kolaboratif kami telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan di wilayah Delta Kapuas.

Upaya perlindungan dan pengamanan hutan desa di area Project Delta Kapuas terus menunjukkan peran penting

Pemanfaatan teknologi kamera trap atau kamera jebak di kawasan hutan Desa areal Delta Kapuas Project

Penerapan Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) dalam Local Stakeholder Consultation (LSC) pada 23 desa

Implementasi prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) dalam Local Stakeholder Consultation (LSC) pada 23

Dalam proyek karbon dan pengelolaan hutan berkelanjutan, satu pertanyaan penting selalu muncul, seberapa besar dampak

Di banyak wilayah pesisir, mangrove adalah penyangga hidup yang melindungi pantai, menjaga habitat biota, dan